Menilai Karya Seni Rupa

Menurut saya, menilai karya seni rupa adalah suatu pemberian penghargaan atau apresiasi untuk seorang seniman atas karya seni rupa yang diciptakannya. Kita tidak boleh langsung berkata, "Oh, ini jelek." "Oh, ini bagus." Sangat tidak boleh. Setiap pasang mata manusia punya pandangan berbeda. Kita menilai suatu karya seniman dari segi simbol atau makna yang ingin disampaikannya. Jika tidak berpengetahuan tentangnya, lebih baik jangan menilainya. We can't judge with the cover, right? Kita harus tahu dan memahami apa yang ada di dalamnya.

Dalam batik karya kakak kelas lulusan di sekolah saya (MAN 2 Situbondo), yaitu "Kalina Batik" Selowogo, Situbondo, saya dapat menangkap dua unsur. Pertama, unsur yang tersurat. Kita semua tahu, ini loh batik khas Situbondo. Suasana wisata Baluran yang sangat kental. Yang kedua, unsur yang tersirat. Secara tidak langsung, saya menangkap bahwa kakak kelas saya ini ingin memperkenalkan batik situbondo pada masyarakat luas.



4 Aspek Cara Menilai Karya Seni Rupa


1. Aspek Ide atau Gagasan
Tanpa sebuah ide, seniman tak bisa membuat suatu karya seni rupa. Seniman tidak bisa dikatakan "Seniman" jika tidak berimajinasi. Mereka menciptakan karya, cenderung mengikuti imajinasinya, kemudian dapat dinikmati oleh banyak kalangan.

2. Aspek Kegunaan
Rasa nyaman, saat kita bersentuhan atau melihat karya seni rupa tersebut.

3. Aspek Penguasaan Teknik
Tentang bagaimana teknik dalam pembuatannya atau teknik tersebut telah dirancang sebelumnya untuk meminimalkan kesalahan.

4. Aspek Penguasaan Bahan
Tentang pemilihan bahan yang sesuai dengan karya yang dibuat dan bernilai tinggi.



Note :
Maaf Pak, tugas ini tidak sama dengan yang saya berikan waktu itu, karena HP Android-nya sudah berbeda 🙏

Komentar