Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerita Abstrak

Rasa Dinosaurus [Part 2]

(Cari Part 1, alasan mengapa Dinosaurus dan Profesor terpisah) Karya : Zingga Profesor, jika kamu telah keluar dari penjara dan sedang mencari aku, carilah di antara buku-buku dongeng. Jiwaku masuk pada salah satu buku dongeng yang kala itu anak kecil bawa saat mengunjungi Museum. Aku ingin bebas dan tak ingin punah, karena itu aku menjelma ilustrasi yang selalu dinikmati dan tak pernah musnah. Prof, ini tentang hujan kemarin. Aku menyesal, tidak menunggumu hingga sore. Sebab sore ini sebenarnya aku berhasil menemukanmu. Andai kemarin aku bersabar lebih lama, aku ingin tahu apa jalan ini adalah jalan yang sering kamu lewati? Entah hanya aku yang menyadari, atau kamu berpura-pura tidak melihat. Tapi sungguh aku melihatmu dengan jelas. Tentunya aku masih dalam buku dongeng, aku yakin kamu memang tidak menyadarinya. Atau setelah berbulan-bulan, mungkin kamu telah melupakan. Prof, Ibu Peri di sini mengatakan sesuatu padaku, "Seseorang bisa meninggalkan, ketika ia mulai mengetahui peru...

Rasa Dinosaurus [Part 1]

Karya : Zingga Sebenarnya, lembah ini mau dibawa ke mana? Mengapa semakin ditanam bebatuan? Mengapa semakin bertemu monster aneh yang tak pernah ada di permukaan? Adakah kaca? Mau tengok, kini wujud kita seperti apa? Ternyata kita berwujud dinosaurus yang pernah terlupa dari pikiran manusia, yang diawetkan dengan zat kimia, berdiri di Museum seolah dipedulikan. Nyatanya mereka hanya singgah, kita menjadi sadar di malam hari. Lalu satu hal yang mungkin terjadi, kita tak mengingat apapun esok hari. Begitulah kita ya? Masih ada di pikiran, namun sebenarnya sudah tak dipedulikan. Atau kita mulai mengakui dengan jalan takdir masing-masing. Aku yang berakhir diselamatkan Profesor lugu tapi gila dengan semua eksperimennya. Percobaan-percobaan zat kimia hingga ia secara ilegal menyebarkannya pada lingkungan, membuat panik lautan manusia, menjadikan museum ini puing-puing. Lantas bersembunyi dengan Profesor, aku merasa tenteram, terikut gila pun tak masalah. Karena sebenarnya, kami hidup dalam ...