Wisata Ipaduli, Serasa Keliling Dunia


Inilah kota Situbondo, daerah terpencil di jajaran kota penghujung Provinsi Jawa Timur yang tak kalah menarik beragam wisatanya. Salah satu wisatanya di desa saya (Desa Dawuhan) yang dinamakan Wisata Ipaduli. Saya tidak tahu bagaimana permulaan nama tersebut dibentuk, namun Ipaduli adalah singkatan dari Ikatan Pemuda Dawuhan Peduli Lingkungan. Jadi di sini saya hanya menyampaikan bagaimana suasana dan hal apa yang di dalamnya membuat masyarakat lain datang.

Wisata Ipaduli terletak di pinggir jalan besar menuju arah Banyuwangi. Tepatnya di sebelah kantor kelurahan Dawuhan, berupa sungai yang diapit dua jalan kecil yang menghubungkan Jalan Wijaya Kusuma dan Jalan Hasan Asegaf. Lalu di atas sungai tersebut diberi miniatur-miniatur bambu.

Menurut saya, warga sekitarnya cukup kreatif dalam upaya pencegahan kebiasaan buruk masyarakat yaitu mandi di sungai, mencuci di sungai, atau kegiatan lain yang berdampak negatif pada kulit dan menimbulkan pencemaran air. Mereka membuat miniatur-miniatur yang ada di beberapa belahan dunia, seperti Patung Lion yang ada di Singapura, Menara Eiffel di Paris, Monas di Jakarta, Kapal Nabi Nuh, dan beberapa miniatur lainnya yang saya kurang mengetahui namanya. Jika malam, lampu kelap-kelip dinyalakan dan menambah kesan menarik. Selain itu, juga ada tanaman hidroponik yang terlihat subur di pinggirannya. Sungguh menarik, sambil melihat-lihat miniaturnya, serasa benar di luar negeri. Suasana lokal dan non lokalnya bercampur baur.

Berikut adalah beberapa gambar yang saya ambil saat mengunjunginya.


Komentar